Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Kebahagiaan Siswa Kelas XI Di SMA Negeri 104 Jakarta

Authors

  • Nabila Rahma Putri Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka image/svg+xml Author
  • Siti Hajar Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.26539/teraputik/1539/10/1/2026

Keywords:

Dukungan Sosial, Kebahagiaan, Kesejahteraan Psikologis

Abstract

Kebahagiaan merupakan salah satu indikator penting dalam kesejahteraan psikologis individu. Namun, berbagai tuntutan kehidupan dan kurangnya dukungan dari lingkungan sosial dapat memengaruhi tingkat kebahagiaan seseorang. Dukungan sosial dari keluarga, teman, dan lingkungan sekitar diyakini berperan dalam membantu individu menghadapi berbagai permasalahan serta meningkatkan kesejahteraan psikologis. Meskipun demikian, hasil penelitian mengenai hubungan antara dukungan sosial dan kebahagiaan masih menunjukkan temuan yang beragam, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai keterkaitan kedua variabel tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan kebahagiaan pada responden penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 158 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,071 (> 0,05), sedangkan hasil uji linearitas menunjukkan hubungan yang linear antara kedua variabel dengan nilai signifikansi Deviation from Linearity sebesar 0,289 (> 0,05). Selanjutnya, hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan kebahagiaan dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,26 dan nilai signifikansi p = 0,001 (< 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima individu, maka semakin tinggi pula tingkat kebahagiaan yang dimilikinya.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kebahagiaan. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran lingkungan sosial yang suportif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan kebahagiaan individu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. (2022). Indeks kebahagiaan Provinsi DKI Jakarta 2021. Jakarta, Indonesia: Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta.

Diener, E. (1984). Subjective well-being. Psychological Bulletin, 95, 542–575.

Difa Kartika, & Yuliana, I. (2023). Hubungan dukungan sosial dengan kecemasan akademik selama pembelajaran daring pada siswa SMA Negeri di Kabupaten Sarolangun. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2369–2374.

Drageset, J. (2021). Health promotion in health care: Vital theories and research. Bergen, Norway: University of Bergen.

Maryam, R. I. S. A., & Sovitriana, R. (2023). Dukungan sosial teman sebaya dan efikasi diri dengan kecemasan menghadapi ujian pada siswa kelas XI SMAN 53 Jakarta. IKRA-ITH Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, 7(3), 159–165.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2019). PISA 2018 results (Volume III): What school life means for students' lives. Paris, France: OECD Publishing.

Pangestu, M. A., & Nurhadianti, R. D. D. (2024). Hubungan dukungan sosial teman sebaya dan kesejahteraan psikologis pada siswa SMAN 57 Jakarta. IKRA-ITH Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, 8(2).

Widya, G. P. N., & Arswimba, B. A. (2024). Tingkat kebahagiaan peserta didik dengan sistem full day school ditinjau dari jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Solution: Journal of Counseling and Personal Development, 6(1), 39–43.

Rahmasari, A. N. (2023). Hubungan antara regulasi emosi dengan kebahagiaan pada remaja madya. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 640–656.

Saidah, A., & Herdajani, F. (2024). Hubungan antara kualitas persahabatan dan harga diri dengan kebahagiaan pada siswa kelas XI di SMA Negeri 30 Jakarta. Psikologi Kreatif Inovatif, 4(3).

Seligman, M. E. P. (2002). Authentic happiness: Using the new positive psychology to realize your potential for lasting fulfillment. New York, NY: Free Press.

Sonjaya, R. P., Aliyya, F. R., Naufal, S., & Nursalman, M. (2025). Pengujian prasyarat analisis data nilai kelas: Uji normalitas dan uji homogenitas. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 1627–1639.

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan populasi dan sampel: Pendekatan metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721–2731.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Taherdoost, H. (2020). Sampling methods in research methodology: How to choose a sampling technique for research. SSRN Electronic Journal.

Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30–41

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Rahma Putri, N., & Hajar, S. (2026). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Kebahagiaan Siswa Kelas XI Di SMA Negeri 104 Jakarta. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 10(1), 142-150. https://doi.org/10.26539/teraputik/1539/10/1/2026