Generative AI Policies

Etika Penggunaan Kecerdasan Buatan Generatif

Kebijakan ini disusun dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 9 Tahun 2026 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah, Keputusan Direktur Jenderal Nomor 374/DST/D.D1/HM.01.01/2026 tentang Petunjuk Teknis Akreditasi Jurnal Ilmiah, serta Pedoman Pengelolaan Jurnal Ilmiah di lingkungan Universitas Indraprasta PGRI.

Jurnal Rekayasa Komputasi Terapan mengizinkan penggunaan Artificial Intelligence (AI) secara bertanggung jawab sebagai alat bantu. AI tidak dapat menggantikan tanggung jawab penulis, editor, maupun reviewer dalam menjaga integritas, transparansi, kerahasiaan, dan kualitas publikasi ilmiah.

Penulis

AI dapat digunakan untuk membantu perbaikan bahasa, pengembangan ide, pengelompokan literatur, atau pemrograman. Penulis tetap bertanggung jawab penuh atas orisinalitas naskah, ketepatan data dan analisis, kebenaran sitasi, kepatuhan etika, serta seluruh isi artikel.

Penggunaan AI wajib diungkapkan secara transparan, meliputi nama atau versi AI, tujuan, dan cara penggunaannya. AI tidak boleh dicantumkan sebagai penulis. Pembuatan atau manipulasi data, gambar, tabel, kode, sitasi, maupun hasil penelitian secara tidak bertanggung jawab dengan AI tidak diperbolehkan.

Editor dan Reviewer

Editor dapat menggunakan AI secara terbatas untuk mendukung tugas administratif atau perbaikan bahasa, tetapi keputusan editorial tetap menjadi tanggung jawab editor. Editor dan reviewer tidak boleh mengunggah naskah yang belum diterbitkan, data, gambar, tabel, kode, atau bagian naskah apa pun ke layanan AI generatif karena dapat melanggar kerahasiaan, hak cipta, dan perlindungan data.

Reviewer wajib menilai naskah berdasarkan keahlian dan pertimbangan akademiknya sendiri. AI tidak boleh digunakan untuk membaca, menganalisis, merangkum, atau mengevaluasi naskah yang sedang direview.

Pemeriksaan AI

Keputusan penerimaan atau penolakan artikel tidak boleh ditentukan hanya berdasarkan hasil AI detector. Hasil tersebut, apabila digunakan, hanya menjadi pertimbangan tambahan dan harus disertai evaluasi akademik serta etika publikasi secara menyeluruh.