Nilai Moral dan Etika dalam Cerita Begawan Sabdawala oleh Ki Gondo Suharno, S.Sn
DOI:
https://doi.org/10.30998/yd8qyv94Keywords:
Nilai Etika, Nilai Moral, Begawan SabdawalaAbstract
Pertunjukkan wayang kulit yang dipentaskan oleh Ki Gondo Suharno, S.Sn dengan cerita Begawan Sabdawala diduga mengandung nilai moral dan etika. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai moral dan etika dalam cerita Begawan Sabdawala oleh Ki Gondo Suharno, S.Sn. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Sumber data dalam penelitian ini yaitu transkrip video live streaming You-tube pagelaran wayang kulit Begawan Sabdawala Ki Gondo Suharno, S.Sn. Data pada penelitian ini adalah dialog antar tokoh dalam cerita Begawan Sabdawala. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah cerita Begawan Sabdawala mengandung nilai moral kerendahan hati, keadilan, keberanian, hormat kepada diri sendiri, serta nilai etika tepa slira, etika nrima dan sabar, dan etika andhap asor.
Downloads
References
Amara, V. R. (2022). Analisis Semiotika Gangguan Kesehatan Mental Pada Lirik Lagu BTS Magic Shop. 6–7.
Anggoro, B. (2018). “Wayang dan Seni Pertunjukan” Kajian Sejarah Perkembangan Seni Wayang di Tanah Jawa sebagai Seni Pertunjukan dan Dakwah. JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 2(2), 122.
Bertens, K. (2001). Perspektif etika: Esai-esai tentang masalah aktual. Kanisius.
Brandon, J. R. (1970). On Thrones of Gold: Three Javanese Shadow Plays. Harvard Univeristy Press.
Hasan, M. I. (1990). Pokok-pokok materi metodologi penelitian dan aplikasinya. Ghalia Indonesia.
Koesoema, D. (2010). Pendidikan karakter: Strategi mendidik anak di zaman global. Grasindo.
Magnis, F. S. (1991). Etika Jawa: Sebuah analisa falsafi tentang kebijaksanaan hidup Jawa. Gramedia.
Moeloeng, L. J. (2005). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya Offset.
Muhsim, Setyadi, D., & Irawati, L. (2021). Nilai Moral Dan Nilai Filosofi Dalam Cerita Wayang Dengan Lakon “Parikesit Dadi Ratu.” ESminar Nasional Literasi.
Mulyono, S. (1978). Wayang: Asal-usul, Filsafat, dan Masa Depannya. Gunung Agung.
Murtini, R. H., Rahmah, Y., Ribeka, O., Jepang, J. S., Budaya, F. I., & Diponegoro, U. (2013). Nilai Moral Dalam Ehon Guri To Gura No. Nilai Moral Dalam Ehon Guri To Gura No, 024.
Purnama, L. A. (2024). Nilai Moral dalam Novel Rumah Tanpa Jendela Karya Asma Nadia. Sasindo, 12(2), 338–346. https://doi.org/10.26877/sasindo.v12i2.19513
R. O. Sudaryanto Tumanggor. (2017). Pengantar filsafat untuk psikologi. Kanisius.
Rahman, A., Munir, S., & Rukaesih, D. (2023). Nilai Etika dalam Novel Selamat Tinggal Karya Tere Liye. Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(2), 478. https://doi.org/10.25157/diksatrasia.v7i2.11277
Soedarsono, R. . (2002). Seni Pertunjukan INdonesia di Era Globalisasi. Gadjah Mada University Press.
Solikhah, I. M., & Parmin. (2023). Nilai Moral Novel KKN di Desa Penari Karya Simpleman. ELite Journal : International Journal of Education, Language, and Literature., 90–99.
UNESCO. (2003). Wayang Puppet Theatre.
Wibowo, A., Wuryantoro, A., & Ricahyono, S. (2022). Nilai-Nilai Moral dalam Novel Ayat-Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy. Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner, 1(1), 42. https://doi.org/10.25273/wjpm.v1i1.11806
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yoga Jalu Nurmartyasto, Sri Prastiti Kusuma Anggraeni, Sungging Widagdo, S.Pd., M.Pd (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






