Perkembangan Pakaian Adat Pengantin Salu’ Dan Baniang Bolaang Mongondow Di Sulawesi Utara
DOI:
https://doi.org/10.30998/s73xkw80Keywords:
Development; traditional clothing; form; function; internal and external factors.Abstract
Pakaian adat pengantin salu' dan baniang telah mengalami perkembangan yang dipengaruhi berbagai faktor, namun aspek-aspek yang mengalami perkembangan belum terungkap, sehingga kerap dianggap statis. Penelitian ini bertujuan mengungkap perkembangan bentuk dan fungsi pakaian adat pengantin salu' dan baniang di Bolaang Mongondow Sulawesi Utara serta faktor-faktor yang memengaruhi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sejarah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Ditemukan, bahwa pakaian adat pengantin salu' dan baniang mengalami perkembangan bentuk dan fungsi secara bertahap sejak tahun 1930-2023, karena dipengaruhi berbagai faktor. Perkembangan bentuk terlihat dari adanya perubahan pola pakaian, aksesoris hamunsei, mandapuung, sunting, sedeng pada pakaian adat salu, dan perubahan pola pakaian, aksesoris, mogilenso, bandang talempang, talawako, keris, tamong pada pakaian adat baniang. Perkembangan fungsi terlihat dari adanya perubahan fungsi yaitu pakaian raja dan ratu, busana pernikahan, busana tari, dan pakaian pawai, yang merepresentasikan simbol adat Bolaang Mongondow. Faktor internal dan eksternal yang memengaruhi: daya kreasi pembuatnya, kebutuhan individu dan sosial, adat istiadat, perekonomian masyarakat, teknologi tekstil, dan budaya modern.
Downloads
References
Amat, A. (2021). Pertumbuhan, Perkembangan Dan Kematangan Individu. Society, 12(1), 59–75. https://doi.org/10.20414/society.v12i1.2751
Dinda, L. O., Aman, A., & Setiawan, J. (2019). Sejarah Pembuatan Dan Makna Simbolik Pakaian Adat Muna. Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 11(3), 449. https://doi.org/10.30959/patanjala.v11i3.536
Gintulangi, M. (2017). Unsur Rupa dan Makna Pada Busana Adat Pernikahan Bolaang Mongondow. Skripsi.Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo.
Hariana. (2019). Pengaruh Aspek Sosial Terhadap Perkembangan Busana Pengantin Perempuan Masyarakat Gorontalo. Jurnal Seni Rupa Dan Desain, 1(1), 344–351.
Hariana, H. (2021). Pembentukan Hiasan Kepala Busana Pengantin Sebagai Proses Pembelajaran Dalam Menciptakan Modifikasi. Jurnal Kajian Seni, 7(1), 95. https://doi.org/10.22146/jksks.55046
Hariana, Simatupang, G. R. L. L., & Haryono, T. (2016). Modifikasi Busana Pengantin Perempuan Masyarakat Gorontalo yang dikenakan pada Malam Pertunangan. Kajian Seni, 04(01), 36–51.
Haryanto, S. (2017). Pendekatan Historis Dalam Studi Islam. Manarul Qur’an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 17(1), 127–135. https://doi.org/10.32699/mq.v17i1.927
Hasdiana, Sudana, I. W., Sakakibara, M., & Karuni, N. K. (2023). Influence of Various Factors on the Development of Karawo Traditional Textiles in Gorontalo Province, Indonesia. Mudra Jurnal Seni Budaya, 38(4), 385–39. https://doi.org/https://doi.org/10.31091/mudra.v38i4.2350
Mauliza, T. (2016). Pergeseran Budaya Dalam Masyarakat Pidie (Studi Pada Pakaian Adat Perkawinan di Gampong Perlak Asan Kabupaten Pidie). Skripsi.Universitras Islam Negeri Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh. Aceh.
Mawikere, M. C. S., & Hura, S. (2020). Menelusuri Dinamika Inkulturasi dan Akulturasi Etnis Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara. Juenal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 4(1), 1–27.
Mokodongan, M. (2015). Permesta di Bolaang Mongondow 1958-1961(Penelitian di Kecamatan Bilalang) Skripsi. Skripsi, 3–4.
Nasruddin, A. (2018). Pergeseran Budaya Masyarakat Perlak Asan: Studi Kasus tentang Pakaian Adat. Jurnal Adabiya, 20(1), 1–22.
Prihatini, T. (2018). Etika Dan Estetika Berbusana Muslimah. Socia Akademika, 4(2), 30–39.
Sagala, G., Mesran, M., Sutiksno, D. U., Yuhandri, Y., & Suginam, S. (2017). Perancangan Aplikasi Pembelajaran Pakaian Adat Asli Indonesia Berbasis Multimedia Dan Web Menerapkan Metode Computer Assisted Instruction (Cai). JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 4(4), 12–15.
Salkind, N. J. (2019). Teori-Teori Perkembangan Manusia Sejarah Kehancuran, Konsep Dasar, Analisis Komparatif, dan Aplikasi. Penerbit Nusa Media PO Box 137 Ujungberung, Bandung.
Saud., L. E. ., Domili., B., Rawis., J. R. ., Kristanto., B., & Suhardjo., S. (2004). Budaya Masyarakat Suku Bangsa Bolaang Mongondow di Propinsi Sulawesi Utara. kemendikbud.go.id.
Setiawan, D. (2018). Dampak Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Budaya. JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, 4(1), 62. https://doi.org/10.31289/simbollika.v4i1.1474
Sudana, I. W. (2019). Dinamika Perkembangan Seni Karawo Gorontalo. Gelar : Jurnal Seni Budaya, 17(1), 31–43. https://doi.org/10.33153/glr.v17i1.2599
Sudana, I. W. (2022). Fungsi Seni Karawo dalam Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Gorontalo. Jurnal Ideas: Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 8(2), 601–610. https://doi.org/https://doi.org/10.32884/ideas.v8i2.797
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Bandung.
Suyatno, S., & Lelapari, R. P. (2021). Analisis Makna Simbolik pada Pakaian Pengantin Adat Lampung Pepadun. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya, 3(3), 274--281. https://doi.org/https://doi.org/10.30998/vh.v3i3.1018
Wulandari RH, D. S. S. W., Djafar, F. E. D., Damayanti, E., Haliza, N., Karim, R., & Ugi, L. E. (2021). Eksplorasi Etnomatematika Makna Simbol Pakaian Pernikahan Adat Buton Kajian Semiotik. Indonesian Journal of Educational Science (IJES), 4(1), 91–99. https://doi.org/10.31605/ijes.v4i1.1213
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 stenli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






