Analisis Implementasi Desain Identitas Visual Pariwisata 'Kuningan Beu' Kabupaten Kuningan
DOI:
https://doi.org/10.30998/vh.v9i1.364Keywords:
Visual Identity, Tourism Branding, Kuningan Tourism, Kuningan Beu, Design AuditAbstract
Identitas visual berperan penting dalam membangun citra dan daya tarik suatu daerah. Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kab. Kuningan memperkenalkan identitas visual “Kuningan Beu” sebagai upaya memperkuat citra pariwisata daerah. Namun, dalam penerapannya ditemukan kendala, seperti penggunaan elemen “Beu” pada logo program lain di luar Disporapar, yang berpotensi menimbulkan kebingungan visual dan persepsi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan kendala dalam penerapan logo Kuningan Beu serta menganalisis kesesuaian implementasi desain identitas tersebut dalam upaya branding Pariwisata Kabupaten Kuningan dengan panduannya. Jenis penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui tahapan audit desain berdasarkan teori “Designing Brand Identity” dari Wheeler, untuk menilai konsistensi penerapan logo pada berbagai media. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa logo “Kuningan Beu” memiliki potensi sebagai identitas visual daerah. Namun, penerapannya di lapangan belum berjalan sesuai dengan panduan visual.
Downloads
References
Identitas visual berperan penting dalam membangun citra dan daya tarik suatu daerah. Dinas
Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kab. Kuningan memperkenalkan identitas
visual “Kuningan Beu” sebagai upaya memperkuat citra pariwisata daerah. Namun, dalam
penerapannya ditemukan kendala, seperti penggunaan elemen “Beu” pada logo program lain di
luar Disporapar, yang berpotensi menimbulkan kebingungan visual dan persepsi masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan kendala dalam
penerapan logo Kuningan Beu serta menganalisis kesesuaian implementasi desain identitas
tersebut dalam upaya branding Pariwisata Kabupaten Kuningan dengan panduannya. Jenis
penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data
berupa observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui
tahapan audit desain berdasarkan teori “Designing Brand Identity” dari Wheeler, untuk menilai
konsistensi penerapan logo pada berbagai media. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa logo
“Kuningan Beu” memiliki potensi sebagai identitas visual daerah. Namun, penerapannya di
lapangan belum berjalan sesuai dengan panduan visual.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Azhar Natsir Ahdiyat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






