Transformasi Estetika Visual Pamor Keris Berbahan Logam Daur Ulang pada Keris Kamardikan
DOI:
https://doi.org/10.30998/vh.v9i1.1937Keywords:
pamor keris, kriya daur ulang,, Keris Kamardikan, Estetika Kriya, Budaya MaterialAbstract
Artikel ini mengkaji transformasi estetika visual pamor pada seni tempa keris kontemporer di Indonesia yang ditandai oleh peralihan penggunaan material dari bahan baku tradisional, seperti meteorit dan nikel murni, menuju logam daur ulang. Fenomena adaptif terhadap kelangkaan material dan isu keberlanjutan ini memunculkan perubahan pada karakter visual dan konstruksi makna simbolik pamor. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan menganalisis karakteristik teknis-visual dan proses pembentukan makna pamor berbahan logam daur ulang dari perspektif empu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada karya-karya keris kamardikan melalui observasi visual, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan teori estetika kriya Howard Risatti dan semiotika visual Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material daur ulang menghasilkan karakter visual khas berupa variasi rona, kontras, tekstur, dan jejak material yang berbeda dari pamor konvensional. Karakter visual tersebut tidak dipahami sebagai bentuk degradasi estetis, melainkan sebagai manifestasi truth to materials yang memperkuat identitas visual pamor kontemporer. Pada saat yang sama, penggunaan material daur ulang membentuk lapisan makna baru yang merepresentasikan inovasi tradisi, kesadaran ekologis, dan adaptasi budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa pamor keris berbahan logam daur ulang telah bertransformasi menjadi artefak budaya yang tidak lagi bertumpu pada mitologi asal-usul material, melainkan pada narasi transformatif yang menghubungkan materialitas, estetika visual, dan makna budaya. Melalui proses tersebut, thingness (kebendaan) pamor hadir sebagai ekspresi visual sekaligus medium dialog antara tradisi, kreativitas empu, dan tantangan keberlanjutan pada seni kriya kontemporer.
Downloads
References
Alhail, H., Naam, M. F., Sinaga, S. S., Anggraini, L., & Farras, R. (2021). Kajian Semiotika
Charles Peirce Dan Psikologi Warna Terhadap Arti Ayat Pada Kaligrafi Islam Digital
Mtqn Korpri 202. 08.
Ardiansyah, M. C., Zulkifli, D., & Sn, M. (n.d.). Analisis Iklan Televisi Rokok A Mild “Bukan
Main” Dengan Pendekatan Semiotika Roland Barthes. 07.
Barthes, R. (1977). Image, Music, Text (S. Heath, Trans.). Fontana Press.
Braun, V., & Clarke, V. (2012). Thematic Analysis. In H. Cooper, P. M. Camic, D. L. Long, A.
T. Panter, D. Rindskopf, & K. J. Sher (Eds.), APA Handbook of Research Methods in
Psychology (Vol. 2, pp. 57–71). American Psychological Association.
https://doi.org/10.1037/13620-004
Brilian, A. (2025). Esai Kuratorial dalam Katalog Reka Cipta #2: Lumur Wesi Aji.
Darmojo, K. W. (2014). Keris Kamardikan. Ornamen: Jurnal Kriya Seni.
de Oliveira, G. R., Palombini, F. L., & Cidade, M. K. (2025). Contemporary Jewelry: Recycling
and Oxidation of Copper. Encontro de Sustentabilidade Em Projetos, 13, 1352–1363.
https://doi.org/10.29183/2596-237x.ensus2025.v13.n1.p1352-1363
Groneman, I. (1910). Der Kris der Javaner. G. Kolff & Co.
Haryoguritno, H. (2006). Keris Jawa: Antara Mistik dan Nalar. PT Indonesia Kebanggaanku.
Hasrinuksmo, B. (2004). Ensiklopedi Keris. Gramedia Pustaka Utama.
Jasper, J. E., & Pirngadie, M. (1930). De Inlandsche Kunstnijverheid in Nederlandsch-Indië (Vol.
5). G. Kolff & Co.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook
(2nd ed.). SAGE Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods
Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Purwanto, S., & Nurhamidah, I. (2021). Introduction to Kris, a Traditional Weapon of Indonesia:
Preserved-Lingering Issues of Facts. EduLite: Journal of English Education, Literature
and Culture, 6(2), 397–410. https://doi.org/10.30659/e.6.2.397-410
Risatti, H. (2007). A Theory of Craft: Function and Aesthetic Expression. University of North
Carolina Press.
Safitri, H., & Purnomo, S. H. (2020). Absurditas Humor Dalam Dagelan Ketoprak Gaul 2023:
Perspektif Semiotika Umberto ECO. 08.
Scheiblechner, W., Strobl, S., & Haubner, R. (2024). Analyses of Old Kris Daggers and Reforging
of a Dagger. Berg- Und Hüttenmännische Monatshefte. https://doi.org/10.1007/s00501-
024-01488-y
Soewarlan, S. (2015). Membangun Perspektif: Catatan Metode Penelitian Seni. ISI Press.
Sutopo, H. B. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. UNS Press.
Wijaya, S. A., Pudyastuti, S. G., & Siregar, R. S. (2024). Symbolization of Keris Pamor in the
Manifestation of Self-Identity in the Sokosongo Keris Community in Semarang District.
Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora, 8(1), 965–982.
https://doi.org/10.36526/js.v3i2.3869
Wulff, H. E. (1965). Notes on Damascene Steel and Pamor. Technology and Culture, 6(4), 627–
629. https://doi.org/10.2307/3101755
Zon, F., & Yuwono, B. T. (2025). Taksu Keris Bali. Fadli Zon Library
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohammad Ubaidul Izza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






