Strategi manajemen Klub Merby Semarang Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Seni
DOI:
https://doi.org/10.30998/vh.v9i1.1201Keywords:
Strategi Pendidikan, Klub Merby, Pendidikan Nonformal, Kualitas Pembelajaran, Manajemen SeniAbstract
Pendidikan seni di lembaga nonformal memerlukan pengelolaan yang profesional agar kualitas pembelajaran tetap terjaga. Penelitian ini mengangkat isu mengenai pentingnya strategi manajemen yang sistematis dalam menghadapi perubahan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi manajemen yang diterapkan oleh Klub Merby Semarang dalam meningkatkan kualitas pembelajaran seni bagi peserta didiknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pedagogi seni. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan pihak pengelola lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klub Merby menerapkan fungsi manajemen secara terpadu, mulai dari perencanaan program tahunan yang adaptif terhadap isu sosial, pengorganisasian kelas melalui pembagian tiga aspek utama, hingga pelaksanaan pembelajaran yang berpusat pada anak. Selain itu, pengawasan mutu dilakukan melalui evaluasi berkala setiap enam bulan dalam bentuk ujian karya dan pementasan. Strategi ini berhasil menciptakan ekosistem belajar yang kolaboratif dan konsisten dalam menjaga standar kualitas tanpa membatasi kreativitas pengajar maupun peserta didik.
Downloads
References
Afriantoni, A., Sudiar, Y. F., & Al-Ghifari, M. R. (2025). Peran Manajemen Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. KAPALAMADA: Jurnal Multidisipliner, 4(02), 100–116. https://doi.org/https://doi.org/10.62668/kapalamada.v4i02.1446
Alexander, S., Boehm, J. D., & Glen, N. (2023). Using mobile technologies to enhance learning and improve student engagement in the dance studi. Research in Dance Education, 24(2), 154–172. https://doi.org/10.1080/14647893.2021.1928621
Edinon, G. A. (2022). Nilai-nilai Pendidikan dalam Pertunjukan Tari Podang dan Implementasinya dalam Pembelajaran di Sekolah. Imaji: Jurnal Seni Dan Pendidikan Seni, 20(1), 69–77. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/imaji.v20i1.47371
Fadhila, N. P. N., & Narimo, S. (2024). Peran Guru Penggerak dalam Kurikulum Merdeka terhadap Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Boyolali. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(4), 3821–3828. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i4.3883
Hamzah, S., Yani, A., Kurais, K., & Tajjudin, F. N. (2025). Rimpu Simbol Kearifan Lokal dan Pelestarian Budaya Bima di Era Modern. JAWI, 08(1), 37–46. https://doi.org/https://doi.org/10.24042/00202582792000 Rimpu
Hidayatullah, R. (2024). Seni Tradisi Indonesia dan Tantangan Masyarakat Global. Grenek Music Journal, 13(1), 107. https://doi.org/10.24114/grenek.v13i1.57012
Irsyad, W., Putra, V. S., Yusri, F., & Yarni, L. (2023). Analisis Kesulitan Belajar Siswa dan Upaya Mengatasinya (Studi Kasus Di MTs. Nurul Ilmi Salimpat). Jurnal Bimbingan Dan Konseling Ar-Rahman, 9(1), 97. https://doi.org/10.31602/jbkr.v9i1.11074
Iswatiningsih, D. (2019). Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal di Sekolah. Jurnal Satwika, 3(2), 155. https://doi.org/10.22219/satwika.vol3.no2.155-164
Jayani, I., & Sekarningsih, F. (2023). Fungsi Manajemen Dalam Pengelolaan Sanggar Tari Topeng Mimi Rasinah. Ringkang: Jurnal Kajian Tari Dan Pendidikan Seni Tari, 3(1), 41–54.
Jazuli, M. (2014a). Manajemen Seni Pertunjukan (Edisi 2). Graha Ilmu.
Jazuli, M. (2014b). Manajemen Seni Pertunjukan. Graha Ilmu.
Karimah, U., Sunarti, T., & Munasir, M. (2023). Digital Era for Quality Education: Effectiveness of Discovery Learning with Android to Increase Scientific Literacy. IJORER : International Journal of Recent Educational Research, 4(6), 862–876. https://doi.org/10.46245/ijorer.v4i6.437
Kementrian, K. (2025). Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah (Issue 021).
Khairannisa, H., Astuti, F., & Ardipal, A. (2026). Peran Pendidikan Seni dalam Pengembangan Karakter Peserta Didik: Studi Literatur. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 215–218.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis (3rd ed.). SAGE Publications.
Murcahyanto, H. (2023). Sistem Pengelolaan Sanggar Pendidikan Seni di Lombok Timur. JOEAI (Journal of Education and Instruction), 6(I), 128–138. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/joeai.v6i1.5977 SISTEM
Muzdalifah, M., Widiyanto, N., & Syamsu, M. N. (2025). Peran Kearifan Lokal dalam Pelestarian Uma Lengge sebagai Destinasi Pariwisata Budaya di Desa Maria. Journal Of Responsible Tourism, 5(1), 483–496. https://doi.org/https://doi.org/10.47492/jrt.v5i1.3900
Raco. (2010). Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakteristik dan Keunggulannya. In PT Grasindo.
Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Triyanto. (2018). Pendekatan Kebudayaan dalam Penelitian Pendidikan Seni. Jurnal Imajinasi, XII(1), 65–76.
Widyaningsih, W. I., & Jazuli, M. (2025). Strategi Manajemen terhadap Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Seni Tari Tradisional pada Sanggar Tari Juju Gunungpati Kota Semarang. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(4), 2203–2212. https://doi.org/https://doi.org/10.38035/jim.v4i4
Zainuddin, T., & Habibi, K. (2025). Tarian Tradisional Didong Sebagai Sarana Komunikasi Pendidikan di Komunitas Adat Gayo. An-Nuha: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 252–266. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/annuha.v5i2.620
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ani Nur Auliyatun Latifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






