Diegetic Sound sebagai Penguat Dramatik melalui Dialog dan Suara Atmosfer pada Film Budi Pekerti
DOI:
https://doi.org/10.30998/33dgsa10Keywords:
Diegetic sound, unsur dramatik, film Budi Pekerti, desain suara.Abstract
Film Budi Pekerti (2023) mengangkat tema sosial mengenai perjuangan seorang guru menghadapi perundungan siber. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana diegetic sound design berkontribusi terhadap kekuatan dramatik film, khususnya dalam konteks konflik, suspense, curiosity, dan surprise. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis sebelas adegan kunci yang dipilih berdasarkan keberadaan unsur dramatik dan penggunaan suara diegetik. Data dikumpulkan melalui observasi film dan studi pustaka untuk memperkuat kerangka teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa on-screen sound seperti dialog dan suara lingkungan efektif membangun ketegangan, konflik, dan karakterisasi. Sementara itu, off-screen sound memberikan lapisan emosional tambahan dan memperluas ruang naratif, terutama dalam menciptakan kejutan. Temuan ini menegaskan bahwa suara diegetik tidak hanya sebagai pelengkap visual, tetapi memiliki fungsi naratif penting dalam menciptakan suasana dan memperdalam makna cerita. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi praktisi film dan akademisi dalam mengeksplorasi desain suara sebagai bagian integral dari storytelling sinematik.
Downloads
References
Biran, M. Y. (2010). Teknik Menulis Skenario Film Cerita. FFTV-IKJ.
Bordwell, D., & Thompson, K. (2019). Film Art: An Introduction (12th ed.). McGraw-Hill Education.
Chion, M. (1994). Audio-Vision: Sound on Screen (C. Gorbman, Trans.). Columbia University Press.
Dancyger, K. (2007). The Technique of Film and Video Editing: History, Theory, and Practice (4th ed.). Focal Press.
Fachruddin, A. (2012). Dasar-Dasar Produksi Televisi. Kencana Prenada Media Group.
Fiantika, F., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., et al. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Global Eksekutif Teknologi.
Holman, T. (2010). Sound for Film and Television (3rd ed.). Focal Press.
Jenkins, H. (2006). Convergence Culture: Where Old and New Media Collide. New York University Press.
Kartawiyudha, P. C. (2017). Memasak Cerita: Modul Workshop Penulisan Skenario Tingkat Menengah. Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Lutters, E. (2010). Kunci Sukses Menulis Skenario. Grasindo.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Murdiyanto, E. (2020). Penelitian Kualitatif: Teori dan Aplikasi disertai Contoh Proposal. LP2M UPN Veteran Yogyakarta Press.
Murray, L. (2019). Sound Design Theory and Practice: Working with Sound. Routledge.
Nasrullah, R. (2018). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Nurgiyantoro, B. (2015). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.
Pratista, H. (2017). Memahami Film (2nd ed.). Montase Press.
Sonnenschein, D. (2001). Sound Design: The Expressive Power of Music, Voice, and Sound Effects in Cinema. Michael Wiese Productions.
Film Indonesia. (2023). Penghargaan Film Budi Pekerti. https://filmindonesia.or.id/
IMDb. (2025). Satrio Budiono. https://www.imdb.com/name/nm1147375/
Music Apple. (2023). Budi Pekerti (Original Score). https://music.apple.com/
Nazifah, N. (2023). Sinopsis Film Budi Pekerti, Kisah Seorang Guru Menghadapi Cyber Bullying. Detik.com. https://www.detik.com/
Rekata Studio. (2025). Andragogy. https://www.rekata.co/
Wregas Bhanuteja. (Director). (2023). Budi Pekerti. Rekata Studio.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rian Prasetya Yunanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






