Konstruksi Dramaturgi Pertunjukan Teater Tradisional Abdul Muluk Muara Jambi
DOI:
https://doi.org/10.30998/vqje2977Keywords:
Muara Jambi, Penokohan, Struktur Naratif, Teater Abdul Muluk, dramaturgiAbstract
Teater tradisional Abdul Muluk merupakan seni pertunjukan masyarakat Melayu yang berkembang di Desa Muara Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi sejak sekitar tahun 1930-an. Pertunjukan ini bersumber dari Syair Abdul Muluk karya Raja Ali Haji yang kemudian ditransformasikan menjadi bentuk teater rakyat. Saat ini eksistensi teater Abdul Muluk semakin terancam akibat kurangnya regenerasi pelaku seni, perubahan selera masyarakat, dan masuknya hiburan modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi dramaturgi yang membangun struktur pertunjukan teater tradisional Abdul Muluk di Desa Muara Jambi, meliputi struktur naratif, penokohan, serta dialog dan bahasa pertunjukan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi dramaturgi teater Abdul Muluk dibangun melalui alur cerita yang berpusat pada kisah kerajaan dengan pola linear, penokohan yang bersifat tipologis berdasarkan strata sosial kerajaan, serta dialog yang mengandalkan improvisasi dan penggunaan pantun serta syair sebagai ciri khas bahasa pertunjukan. Temuan ini menjadi dasar penting bagi upaya dokumentasi dan pelestarian struktur dramaturgis teater Abdul Muluk yang mulai langka.
Downloads
References
Achmad, S. W. (2006). Teater Indonesia: Dari Tradisi Menuju Kontemporer. Surakarta: STSI Press.
Alfarisi, M. Z. (2016). Dramaturgi Teater Tradisional Indonesia. Jurnal Seni Pertunjukan, 3(1), 45-58.
Barba, E., & Savarese, N. (1991). A Dictionary of Theatre Anthropology: The Secret Art of the Performer. London: Routledge.
Darius, J. (2019). Sejarah dan Perkembangan Teater Abdul Muluk di Jambi. Jurnal Budaya Melayu, 5(2), 112-125.
Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33-54.
Handayani, T., Simatupang, G. R. L., & Mukhlis, A. (2021). Struktur dan Tekstur Dramatik Teater Tutur Serumpun di Sumatera. Jurnal Seni Pertunjukan Indonesia, 8(2), 78-94.
Harymawan, R. M. A. (1993). Dramaturgi. Bandung: Rosda Karya.
Harun, H., Suprapto, H., & Nalan, A. S. (2022). Dramaturgi Teater Indonesia: Eksplorasi dan Elaborasi. Bandung: Sunan Ambu Press.
Irianto, A. M., Sunardi, & Rustopo. (2024). Teknik Improvisasi dalam Pertunjukan Abdul Muluk: Kesepakatan, Imajinasi Kolektif, dan Pengaturan Waktu. Jurnal Seni Pertunjukan Nusantara, 11(1), 34-49.
Lubis, A. F. (2023). Revitalisasi Pertunjukan Teater Tradisional Dul Muluk: Pendekatan Dramaturgi dan Pelestarian Budaya. Jurnal Kebudayaan Melayu, 9(1), 23-38.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyani, S., & Yanto, D. (2020). Perkembangan Teater Abdul Muluk di Wilayah Muaro Jambi: Tinjauan Historis 1930-1990. Jurnal Ilmu Budaya, 8(1), 55-68.
Nalan, A. S. (2017). Dramawan dan Masyarakat: Fondasi Penciptaan Teater yang Bermakna. Bandung: Sunan Ambu Press.
Notosutanto, R., Prawira, N. G., & Arifin, Z. (2023). Ketegangan Dramatik Pertunjukan Abdulmuluk Jauhari di Palembang: Analisis Dramaturgis. Jurnal Panggung, 33(2), 145-162.
Parera, J. D. (2023). Dinamika Kelompok Seni Tradisi di Era Modern. Jurnal Seni dan Budaya, 12(2), 88-103.
Riantiarno, N. (2011). Kitab Teater: Tanya Jawab Seputar Seni Pertunjukan. Jakarta: Grasindo.
Rijali, A. (2019). Analisis Data Kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81-95.
Santosa, E. (2017). Seni Teater Jilid 2. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
Sedyawati, E. (2002). Indonesia dalam Perkembangan Zaman: Tulisan Pilihan. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.
Setyawan, A., Pramasheilla, D. A. A., & Akbar, F. (2025). Konsep Sedulur Papat Limo Pancer Dalam Karya Kidung Amben. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya, 7(2), 267-276.
Soedarsono, R. M. (2010). Seni Pertunjukan Indonesia di Era Globalisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumardjo, J. (2022). Perkembangan Teater Modern dan Sastra Drama Indonesia. Bandung: STSI Bandung Press.
Wulandari, R. (2025). Pergeseran Fungsi Teater Abdul Muluk di Kabupaten Muaro Jambi: Dari Hiburan Rakyat ke Tontonan Eksklusif. Jurnal Seni Budaya, 22(1), 67-82.
Yudiaryani, Y. (2019). Tubuh, Suara, dan Ruang dalam Penciptaan Teater Tradisional Indonesia. Jurnal Seni Pertunjukan, 15(2), 1-18.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lusi Handayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






