Kolaborasi Orangtua dan Siswa dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Bullying

Authors

  • Kholifah Umi Sholihah Universitas Muria Kudus Author
  • Aula Fata Nabila Author
  • Maulida Aulia Putri Author

DOI:

https://doi.org/10.30998/fwdx5058

Keywords:

orang tua, siswa, pencegahan, bullying

Abstract

Fenomena bullying merupakan fenomena yang sudah tidak asing lagi dan masih banyak terjadi di dunia pendidikan. Pelaku dan korban bullying biasanya merupakan para siswa yang berada pada lingkungan sekolah. Perilaku bullying dapat menyebabkan dampak negative terhadap para korbannnya seperti mengalami penurunan performa akademik dan gangguan psikologis. Sedangkan bagi pelaku, perilaku bullying akan terbiasa dilakukan sehingga akan merugikan orang lain. Dari banyaknya kasus bullying dan dampak negative yang ada, bullying menjadi kasus yang harus mendapat perhatian khusus, tidak hanya oleh guru tetapi juga oleh para orang tua. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka kegiatan pengabdian melalui seminar dengan tema bullying dilaksanakan dengan tujuan agar pencegahan dan penanganan bullying melalui kolaborasi antara orang tua dan siswa dapat dicapai. Pengabdian ini melibatkan orang tua siswa di SD 6 Tenjungrejo yang dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2023 dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah orang tua menjadi paham mengenai bahaya perilaku bullying di lingkungan sekolah sehingga perhatian orang tua terhadap anak mereka semakin meningkat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, G., & Ilham, A. (2023). Pencegahan perilaku bullying pada anak usia sekolah dasar melalui pelibatan orang tua. Jurnal Pendidikan Masyarakat Dan Pengabdian: DIKMAS, 03(1), 175–182.

Adiyono, A., Adiyono, A., Irvan, I., & Rusanti, R. (2022). Peran guru dalam mengatasi perilaku bullying. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(3), 649. https://doi.org/10.35931/am.v6i3.1050

Aswat, H., Kasih, M., Ode, L., Ayda, B., & Buton, U. M. (2022). Eksistensi peranan penguatan pendidikan karakter terhadap bentuk perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar. Jurnal BASICEDU, 6(5), 9105–9117.

Azzahra, L., Tamrin, M. I., & Hanum, L. (2023). Pengaruh ice breaking terhadap semangat belajar. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(10), 934–940.

Hakim, N., Dewi, R. N., & Herianingtyas, N. L. R. (2023). Hubungan orang tua dan guru dalam mencegah bullying. Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 110–116. https://doi.org/10.58518/awwaliyah.v6i2.1739

Hertinjung, W. S. (2013). Bentuk-bentuk perilaku bullying di Sekolah Dasar. Seminar Nasional Psikologi UMS 2013 - Parenting, 53(9), 450–458.

Junindra, A., Fitri, H., Murni, I., Ilmu Pendidikan, F., & Negeri Padang, U. (2022). Peran guru terhadap perilaku bullying di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 11134.

Lestari, I. (2015). Pengaruh waktu belajar dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 3(2), 115–125. https://doi.org/10.30998/formatif.v3i2.118

Liberna, H. (2012). Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui penggunaan metode improve pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 2(23), 190–197.

Oktaviany, D., & Ramadan, Z. H. (2023). Analisis dampak bullying terhadap psikologi siswa sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1245–1251. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5400

Olweus, D., & Limber, S. P. (2010). Bullying in school: Evaluation and dissemination of the olweus bullying prevention program. American Journal of Orthopsychiatry, 80(1), 124–134. https://doi.org/10.1111/j.1939-0025.2010.01015.x

Panjaitan, B. (2013). Proses kognitif siswa dalam pemecahan masalah matematika. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(1), 17–25. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17977/jip.v19i1.3751

Prasetyo, A. B. E. (2014). Bullying di sekolah dan dampaknya bagi masa depan anak. El-Tarbawi, 4(1), 19–26. https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol4.iss1.art2

Siagian, R. E. F. (2015). Pengaruh minat dan kebiasaan belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 2(2), 122–131. https://doi.org/10.30998/formatif.v2i2.93

Sigalingging, O. P., & Gultom, M. (2023). Peranan orang tua dalam mengatasi perundungan (bullying) pada anak. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 26–32.

Sutrisno, S., & Wulandari, D. (2018). Multivariate analysis of variance (manova) untuk memperkaya hasil penelitian pendidikan. AKSIOMA: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 9(1), 37–53.

Sutrisno, S., Zuliyawati, N., & Setyawati, R. D. (2020). Efektivitas model pembelajaran problem-based learning dan think pair share berbantuan geogebra terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 4(1), 1–9.

Tambak, S. (2014). Metode ceramah: Konsep dan aplikasi dalam pembelajaran pendidikan agama islam. Jurnal Tarbiyah, 21(2), 375–401.

Ulya, H. (2016). Pembelajaran matematika berbasis etnomatematika untuk membangun karakter cinta tanah air dan kreativitas belajar matematika. Prosiding Seminar Nasional: Menumbuhkan Lembali Pesona Budaya Bangsa Dalam Perspektif Psikologi.

Published

2026-04-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sholihah, K. U., Nabila, A. F., & Putri, M. A. (2026). Kolaborasi Orangtua dan Siswa dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Bullying. Kapas: Kumpulan Artikel Pengabdian Masyarakat, 4(3). https://doi.org/10.30998/fwdx5058