Revitalisasi Sumber Daya Air Melalui Teknologi Penyaringan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana

Authors

  • Desyana Putri Universitas Samudra Author
  • Aji Prabowo Institut Bisnis dan Komputer Indonesia Author
  • Ainul Yusna Harahap Universitas Samudra Author
  • Ulfa Utari Universitas Samudra Author
  • Muhammad Fakhruddin Universitas Samudra Author

DOI:

https://doi.org/10.30998/ks.v5i1.2225

Keywords:

Revitalisasi Air, Teknologi Penyaringan Air, Air Bersih, Kesejahteraan Ekonomi

Abstract

Masyarakat Desa Seuneubok Pidie mengalami krisis air bersih pascabencana banjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025, karena sumur warga tercemar lumpur, sedimen, dan limbah banjir. Kondisi tersebut tidak hanya meningkatkan risiko gangguan kesehatan, tetapi juga menghambat aktivitas rumah tangga dan ekonomi masyarakat karena warga harus bergantung pada bantuan atau membeli air bersih dari luar. Tujuan kegiatan ini adalah merevitalisasi sumber daya air melalui penerapan teknologi penyaringan air agar masyarakat kembali memperoleh akses air bersih yang layak, mengurangi ketergantungan pada bantuan eksternal, menekan beban pengeluaran rumah tangga, serta mendorong pemulihan ekonomi desa secara lebih mandiri dan berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, penerapan teknologi penyaringan air di meunasah, pendampingan penggunaan dan pemeliharaan alat, serta evaluasi keberlanjutan bersama masyarakat dan pemerintah desa. Hasil dari kegiatan ini adalah tersedianya akses air bersih yang lebih aman dan mudah dijangkau masyarakat, meningkatnya kemandirian desa dalam pengelolaan sarana air bersih serta berkurangnya beban ekonomi keluarga akibat pembelian air.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hasibuan, A. Z. (2026). Implementasi Sistem Filter Air Bersih Sebagai Solusi Penyediaan Air Layak Pakai Pascabencana di Desa Kaseh Sayang. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 4(3), 699–704. https://doi.org/10.62712/juribmas.v4i3.933

Indonesia, B. B. C. N. (2026). Korban banjir Sumatra krisis air bersih, apakah air hujan dan sungai bisa dikonsumsi? https://www.bbc.com/indonesia/articles/cvg1p09y4p7o

Nabila, S. (2025). Banjir dan Longsor Melanda 3 Wilayah di Pulau Sumatra. https://umj.ac.id/just_info/banjir-dan-longsor-melanda-3-wilayah-di-pulau-sumatra/

Nuhun, R. S., Welenodo, L., Thamrin MZ, L. M. A., Fajri, A., Faharuddin, F., & Sakti, S. (2024). Analisis Penyebab Banjir dan Penanganan Infrastruktur Beserta Estimasi Biaya: Studi Kasus: Jalan Dr. Sam Ratulangi Menuju Rumah Sakit Jantung Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 24(3), 563–583. https://doi.org/10.35965/eco.v24i3.5408

Syifa, A. D. M., Susilawati, S., Nadia, N. A. A., Tria, T. S. M., Dinda, D. A. T., Hairum, H. N. P., & Boangmanalu, L. K. (2025). Hygiene and Clean Water Sanitation Problems Post Flood Disaster in Medan Selayang District. Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 8(3), 402–407. https://doi.org/10.32832/pro.v8i3.1233

Tempo.co. (2025). Setelah Bencana, Paparan Air Banjir Picu Penyakit Kulit. https://www.tempo.co/sains/setelah-bencana-paparan-air-banjir-picu-penyakit-kulit-2099819

Downloads

Published

2026-08-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

Desyana Putri, Aji Prabowo, Harahap, A. Y., Ulfa Utari, & Muhammad Fakhruddin. (2026). Revitalisasi Sumber Daya Air Melalui Teknologi Penyaringan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana. Kapas: Kumpulan Artikel Pengabdian Masyarakat, 5(1). https://doi.org/10.30998/ks.v5i1.2225