Sosialisasi Superfood Hijau Azolla pinnata Sebagai Komplementari Pakan di Desa Kelurahan Rengas Condong Kabupaten Batanghari
DOI:
https://doi.org/10.30998/2wgyah31Keywords:
Azolla pinnata,, pakan alternatif, pemberdayaan masyarakatAbstract
Desa Kelurahan Rengas Condong di Kabupaten Batanghari menghadapi tantangan ekonomi akibat ketergantungan pada perkebunan sawit yang mengalami masa replanting. Karena itu, banyak masyarakat beralih ke sektor peternakan dan perikanan, namun tingginya biaya pakan (hingga 70% dari total biaya produksi) menjadi hambatan utama. Salah satu solusi potensial adalah pemanfaatan Azolla pinnata, tanaman air kaya protein yang tumbuh liar di wilayah tersebut namun belum dimanfaatkan optimal. Urgensi kegiatan ini terletak pada perlunya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan dan membudidayakan Azolla pinnata sebagai pakan alternatif hewan ternak dan ikan. Tujuan program ini adalah meningkatkan kapasitas peternak dan pembudidaya ikan melalui sosialisasi, pelatihan, demonstrasi lapangan, distribusi bibit dan materi edukasi. Metode kegiatan dilakukan dengan kegiatan penyuluhan/sosialisasi penyampaian materi, diskusi, pre-test dan pos-test serta demo plot. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari nilai rata-rata pre-test diperoleh sebesar 83,33 dan setelah penyampaian materi diperoleh nilai rata-rata post-test sebesar 98,67. Kegiatan sosialisasi mengenai Azolla pinnata sebagai pakan alternatif bagi ternak dan ikan memberikan respon yang positif dari mitra. Dengan pemantauan berkelanjutan serta penyesuaian metode yang tepat, diharapkan semakin banyak peternak dapat merasakan manfaat penggunaan Azolla pinnata dalam mendukung usaha peternakan ataupun perikanan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yayuk Kurnia Risna, Yusrizal Yusrizal, Dyah Muji Rahayu, Febrina Rolin, Ainun Rohmawati Bareta, Yusyam Leni, Rahma Dini Arbajayanti, Annisa Saputri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






