MEMBANGKITKAN KEMBALI NILAI-NILAI PANCASILA DI BERBAGAI JENJANG SEKOLAH
Revitalizing Pancasila Values Across Various Levels of Education
DOI:
https://doi.org/10.30998/hewj6z09Keywords:
Pancasila, pendidikan karakter, ideologi negara, globalisasi, dunia pendidikanAbstract
Perkembangan teknologi dan arus globalisasi telah membawa dampak signifikan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk tergerusnya nilai-nilai luhur Pancasila di kalangan generasi muda. Kemudahan akses informasi tanpa batas wilayah negara tidak hanya memberikan manfaat dalam bidang pengetahuan, tetapi juga menghadirkan tantangan serius dalam mempertahankan ideologi dan karakter kebangsaan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji urgensi membangkitkan kembali nilai-nilai Pancasila di berbagai jenjang pendidikan sebagai upaya memperkuat jati diri bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka terhadap dokumen kebijakan, literatur akademik, dan regulasi terkait pendidikan Pancasila. Hasil kajian menunjukkan bahwa lemahnya internalisasi nilai-nilai Pancasila disebabkan oleh berkurangnya porsi pembelajaran ideologi Pancasila secara terstruktur pascareformasi. Penerapan kembali mata pelajaran Pancasila sebagai mata pelajaran wajib, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022, menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendidikan karakter. Artikel ini menegaskan bahwa penanaman nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan secara efektif melalui pembelajaran berjenjang, pembelajaran berbasis proyek, kegiatan ekstrakurikuler, budaya sekolah, serta keteladanan pendidik. Dengan penguatan peran dunia pendidikan dalam mewariskan nilai-nilai Pancasila, diharapkan terbentuk generasi muda yang berkarakter, berkepribadian nasional, dan mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas kebangsaan.
Downloads
References
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Hidayat, R., & Widodo, S. T. (2018). Peran kegiatan upacara bendera dalam menumbuhkan sikap nasionalisme siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 45–56.
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/21576
Kaelan. (2016). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.
Kemendikbud. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kokotsaki, D., Menzies, V., & Wiggins, A. (2016). Project-based learning: A review of the literature. Improving Schools, 19(3), 267–277.
https://doi.org/10.1177/1365480216659733
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). New Jersey: Pearson Education.
Komalasari, K. (2017). Pendidikan karakter: Konsep dan aplikasi living values education. Bandung: Refika Aditama.
Komalasari, K. (2017). Pendidikan karakter: Konsep dan aplikasi living values education. Bandung: Refika Aditama.
Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Mulyasa, E. (2018). Manajemen pendidikan karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Nurhadi, A., & Hidayat, N. (2020). Penguatan nilai toleransi melalui kegiatan berbasis budaya di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 55–67.
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/30345
Nurizka, R., & Rahim, A. (2020). Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam membentuk karakter siswa melalui budaya sekolah. Jurnal Kewarganegaraan, 5(1)
Nurizka, R., & Rahim, A. (2020). Pendidikan Pancasila sebagai upaya pembentukan karakter bangsa. Jurnal Civic Hukum, 5(1), 1–10.
https://doi.org/10.22219/jch.v5i1.10454
Nurizka, R., & Rahim, A. (2020). Pendidikan Pancasila sebagai upaya pembentukan karakter bangsa. Jurnal Civic Hukum, 5(1), 1–10.
https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jurnalcivichukum/article/view/10454
Sari, D. P., & Setiawan, R. (2021). Pembentukan karakter peduli sosial melalui kegiatan bakti sosial di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 198–210.
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/43215
Sari, D. P., & Wahyudi, A. (2020). Pembiasaan budaya 5S dalam membentuk karakter sopan santun siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 183–194.
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/32766
Sari, D. R., Sumarmi, & Astina, I. K. (2016). Pengaruh model project based learning terhadap kemampuan berpikir kritis dan sikap sosial siswa. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(4), 608–614.
http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/article/view/6226
Setyowati, R., & Winarno. (2020). Penguatan nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran PPKn berbasis isu kewarganegaraan. Jurnal Civic Hukum, 5(2), 134–145.
https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jurnalcivichukum/article/view/13544
Somantri, M. N. (2011). Menggagas pembaruan pendidikan IPS. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suryani, E., & Aman. (2018). Peran kegiatan Pramuka dalam membentuk karakter disiplin dan nasionalisme siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(2), 171–182.
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/21602
Sutono, A. (2021). Pendidikan Pancasila dan penguatan karakter kebangsaan di sekolah. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 18(2), 123–134.
https://journal.uny.ac.id/index.php/civics/article/view/40709
Suyanto, S., & Widodo, A. (2020). Pendidikan karakter demokratis melalui pembelajaran di kelas. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(1), 1–12.
https://journal.uny.ac.id/index.php/civics/article/view/32228
Suyato, & Widodo, S. T. (2016). Pendidikan kewarganegaraan dan pengembangan karakter bangsa melalui pembelajaran berbasis diskusi. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(1), 25–38.
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/10714
Wibowo, A. (2016). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa berperadaban. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Widiastuti, N., & Pranowo, S. (2019). Peran kegiatan donor darah dalam membangun kesadaran sosial peserta didik. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 16(1), 45–56.
https://journal.uny.ac.id/index.php/civics/article/view/25984
Winarno. (2013). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan: Isi, Strategi, dan Penilaian. Jakarta: Bumi Aksara.
Winarno. (2018). Paradigma baru pendidikan kewarganegaraan di sekolah. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(2), 129–140.
https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JISH/article/view/13805
Wuryandani, W., & Prasetyo, Z. K. (2019). Keteladanan guru dalam pembentukan karakter disiplin siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 1–14.
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/23888
Wuryandani, W., Faturrohman, F., Senen, A., & Haryani, H. (2018). Pendidikan karakter melalui kegiatan kerja bakti di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 33–45.
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/17721
Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Haryanto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






