Fusi Horizon dalam Seni Tutur Tradisional Betawi Rancag si Pitung: Studi Hermeneutik atas Transformasi Makna
DOI:
https://doi.org/10.30998/jh.v10i1.991Keywords:
Fusion of Horizons, Hermeneutics, Betawi Rancag Oral ArtAbstract
Penelitian ini berjudul “Fusi Horizon dalam Seni Tutur Tradisional Betawi Rancag si Pitung: Studi Hermeneutik atas Transformasi Makna.” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap proses transformasi makna yang terjadi dalam seni tutur tradisional Betawi Rancag si Pitung melalui pendekatan hermeneutik Hans-Georg Gadamer, khususnya konsep fusi horizon (Horizontverschmelzung). Rancag si Pitung sebagai salah satu bentuk seni tutur tradisional Betawi tidak hanya berfungsi sebagai hiburan rakyat, tetapi juga sebagai wahana penyampaian nilai-nilai sosial, moral, dan identitas budaya masyarakat Betawi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis hermeneutik, yang menempatkan teks dan konteks Rancag si Pitung dalam dialog dengan horizon penutur, pendengar, dan peneliti. Proses fusi horizon antara tradisi lama dan pandangan masyarakat modern menjadi kunci dalam memahami perubahan makna tokoh si Pitung dari simbol perlawanan terhadap kolonialisme menuju ikon keadilan sosial dan kebanggaan identitas lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi makna Rancag si Pitung merupakan bukti kelenturan budaya Betawi dalam menafsirkan kembali tradisinya sesuai perkembangan zaman. Studi ini menegaskan bahwa hermeneutika Gadamer dapat menjadi kerangka teoritis yang relevan untuk memahami dinamika penafsiran seni tutur tradisional Indonesia. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan hermeneutika dapat menjadi kerangka konseptual yang efektif dalam mengungkap transformasi makna pada sastra lisan. Temuan ini juga memperkuat upaya pelestarian seni tutur Betawi melalui pembacaan yang kontekstual sehingga Rancag si Pitung tetap relevan sebagai media pendidikan budaya, identitas lokal, dan pembelajaran sastra di era kontemporer. Dengan demikian, pembelajaran sastra di sekolah menjadi lebih kontekstual, reflektif, dan berorientasi pada pelestarian budaya lokal.
Downloads
References
Amalia, Dian, Risky and Pratiwi, Wiwied and Mushodiq, Muhamad, Agus and Saifullah, Muhammad and Khotimah, Tuti, Nur. Hermeneutika Perspektif Gadamer dan Fazlur Rahman. Al-Fathin: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab 3(02) (2020): 183-205
Endraswara, Suwardi. Metodologi penelitian sastra lisan. Yogyakarta: MedPress, 2011.
Gadamer, Hans, Georg. Ethics, Aesthetics And The Historical Dimension Of Language. Bloomsbury Academic, 2022.
Gadamer, Hans, Georg. Truth and Method (2nd rev. ed.; J. Weinsheimer & D. G. Marshall, Trans.). New York: Continuum, 2013.
Gilhus, Ingvild, Sælid. Hermeneutics. The Routledge Handbook of Research Methods in the Study of Religion (2 ed.). Routledge, 2021.
Hardiman, F. Budi. Seni Memahami: Hermeneutik dari Schleiermacher sampai Derrida. Yogyakarta: Kanisius, 2015.
Haryanto. Seni Tradisional Sebagai Ekspresi Budaya Lokal. Yogyakarta. Pustaka Budaya, 2010.
Jayakandi and Arifin, E. Zainal and Sumadyo, Bambang. Rima Dan Makna Pantun Dalam Tradisi Lisan Gambang Rancag Dengan Pendekatan Hermeneutik. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia 4 (2) (2021): 124-137
Jayakandi and Amri, Tio, Zulfan and Rizkian, Muhammad, Fahmi. Eksistensi Tradisi Sastra Lisan Gambang Rancag Dalam Masyarakat Betawi. Jurnal Nitisara 1(1) (2024): 68-72.
Judhananto, Muhammad, Nadhif and Sitorus, Fitzerald, Kennedy. Fusion of Horizons: Pemikiran Gadamer Mengenai Dialog dan Pemahaman dalam Kehidupan Manusia. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol: 5, No 1 (2025): 1-12 .
Kosasih, Engkos. Bahasa Dan Sastra Betawi: Kajian Tradisi Lisan dan Identitas Budaya. Jakarta: Balai Bahasa DKI Jakarta, 2018.
Kurniawan, Muh. Ilham, R. Pengaplikasian Teori Hermeneutika Hans-Georg Gadamer Terhadap Hadis Nabi Muhammad. Universum 15(1), (2021): 1–16.
Moleong, Lexy. J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018.
Nurlina. Seni Tutur Betawi: Kajian Nilai Budaya Dalam Rancag si Pitung. Jakarta. Balai Bahasa, 2020.
Rosadi, Nicky. Proposisi dalam Rancag si Pitung (Struktur, Makna Predikator, dan Peran Argumen). Deiksis 10(02) (2018): 149.
Sidik, Humar, and Sulistyana, Ika, Putri. Hermeneutika Sebuah Metode Interpretasi Dalam Kajian Filsafat Sejarah. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya 11(1) (2021): 403-417.
Sihombing, Muhammad, Ebin Rajab and Sihombing, Amrina and Rambe, Mastika. Mengurai Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Tafsir Al-Azhar (Analisis Hermeneutik Hans Georg-Gadamer). Al-Wasatiyah: Journal of Religious Moderation 2(2) (2023): 137-67.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta, 2019.
Supena, Ilyas. Gadamer’s Philosophical Hermeneutics on Religious Language and COVID-19. Filosofija. Sociologija 33(3) (2022): 310–317.
Sutiyono. Seni Pertunjukan Tradisional Sebagai Media Komunikasi Budaya. Surakarta: UNS Press, 2011
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tio Zulfan Amri, Muhammad Fahmi Rizkian, Jayakandi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







