Struktur Kalimat Bahasa Indonesia dan Tetun: Analisis Kontrastif dan Implikasinya terhadap Pembelajaran BIPA di Timor Leste

Authors

  • Alexandre dos Reis Indonesia University of Education image/svg+xml Author
  • Nuny Sulistiany Idris Author
  • Mochamad Whilky Rizkyanfi Author

DOI:

https://doi.org/10.30998/50w9q302

Keywords:

Analisis Kontrastif; Interferensi Bahasa; BIPA; Bahasa Tetun; Struktur Kalimat

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji perbedaan dan persamaan struktur kalimat dasar bahasa Indonesia dan Tetun serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Timor Leste. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis kontrastif, penelitian ini mengidentifikasi bahwa meskipun kedua bahasa memiliki pola dasar S-P-O yang serupa, terdapat perbedaan signifikan dalam struktur frasa nomina posesif dan penggunaan partikel gramatikal. Perbedaan struktural ini berpotensi menyebabkan interferensi negatif yang menjadi sumber kesulitan utama pembelajar BIPA berbahasa ibu Tetun. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajar sering melakukan transfer struktur Tetun ke dalam bahasa Indonesia, seperti penggunaan bentuk "buku saya punya" yang merupakan kalke dari livru ha'u nian. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan pembelajaran yang memfokuskan pada latihan struktur kalimat bahasa Indonesia yang berbeda dengan Tetun melalui metode pengajaran kontrastif eksplisit.

Abstract: This study examines the differences and similarities in the basic sentence structures of Indonesian and Tetun and their implications for learning Indonesian as a Foreign Language (BIPA) in Timor Leste. Using a qualitative approach with a contrastive analysis design, this study identifies that although both languages share a similar basic S-V-O sentence pattern, there are significant differences in the structure of possessive noun phrases and in the use of grammatical particles. These structural differences have the potential to cause negative interference, which becomes a major source of difficulty for BIPA learners whose first language is Tetun. The findings show that learners often transfer Tetun structures into Indonesian, such as the use of the form “buku saya punya,” which is a calque of livru ha’u nian. This study recommends the development of learning that focus on practicing Indonesian sentence structures that differ from Tetun through explicit contrastive teaching methods.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-07-08

How to Cite

dos Reis, A., Nuny Sulistiany Idris, & Mochamad Whilky Rizkyanfi. (2026). Struktur Kalimat Bahasa Indonesia dan Tetun: Analisis Kontrastif dan Implikasinya terhadap Pembelajaran BIPA di Timor Leste. Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(1). https://doi.org/10.30998/50w9q302