Desain Interior Hunian Lansia Berbasis Genius Loci untuk Life-Enhancing Design

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30998/cipta.v4i2.673

Keywords:

Genius Loci, Life-Enhancing Design, Betawi, Elderly Care Facility

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi dari nilai Genius Loci yang berakar pada nilai-nilai kehidupan masyarakat betawi dalam pendekatan Life Enhancing Design yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Jakarta, yang berlokasi di Cipayung Jakarta Timur. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui analisis literatur dan studi tapak. Nilai-nilai budaya Betawi, seperti keterikatan terhadap asal-usul, kesederhanaan, dan kebersamaan, dipetakan terhadap teori kontemporer place attachment, restorative environment, serta literatur aging in place. Hasil perancangan menunjukkan bahwa nilai-nilai keseharian Betawi mampu memperkuat pengalaman ruang, keterikatan emosional, dan makna hidup lansia, sekaligus mendukung pemulihan psikologis melalui penerapan elemen ruang yang restoratif. Dengan demikian, Genius Loci atau “ruh dari sebuah tempat” yang berbasis lokalitas setempat dapat dijadikan sebagai kerangka desain yang mendalam bagi perancangan fasilitas lansia yang humanis dan bermakna.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Syaffana Zahra Putri Ferdinansyah, Gunadarma University

    Program Studi Desain Interior, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan

References

Clark, W. A. V., Ong, R., & Phelps, C. (2023). Place attachment and aging in place: Preferences and disruptions. Research on Aging, 46(3–4), 179–196. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC10868147/

Coates, G. J. (2010). Resonant architecture: Design for human experience. McGraw-Hill.

Erikson, E. H. (1997). The life cycle completed. W. W. Norton & Company.

Buffel, T.,& Phillipson, C. (2025). Ageing in place in urban environments: Building collaborative organisations for later life. European Journal of Ageing, 22(47). https://link.springer.com/article/10.1007/s10433-025-00875-9

Heidegger, M. (1971). Poetry, Language, Thought. Journal of Aesthetics and Art Criticism, 31(1), 117-123.

Kellert, S. R., & Calabrese, E. F. (2015). The practice of biophilic design. https://www.biophilic-design.com/

Marcus, C. C., & Sachs, N. A. (2013). Therapeutic landscapes: An evidence-based approach to designing healing gardens and restorative outdoor spaces. John Wiley & Sons.

Li, Y. (2025). Restorative environment design drives well-being in sustainable elderly day care centres. Buildings, 15(5), 757. https://doi.org/10.3390/buildings1505757

Norberg-Schulz, C. (1980). Genius loci: Towards a phenomenology of architecture. Rizzoli.

Sturge, J. L., Miedema, E., Lindfors, A., & Nordin, S. (2025). Socially sustainable environments for older adults ageing in place: A scoping review. Ageing & Society. https://doi.org/10.1017/S0144686X25000194

Published

2026-02-03

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ferdinansyah, S. Z. P., Riswanti, S., & Monata, R. S. (2026). Desain Interior Hunian Lansia Berbasis Genius Loci untuk Life-Enhancing Design. Cipta, 4(2), 166-176. https://doi.org/10.30998/cipta.v4i2.673