EDUKASI PENYEBARAN BERITA HOAXS MELALUI MEDIA SOSIAL PADA FORUM WARGA GUNUNG INDAH , CIPUTAT TANGGERANG SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.30998/pkmbatasa.v5i3.1556Keywords:
Penyebaran Berita, Hoax, Sosial MediaAbstract
Jurnal ini ditulis dengan judul Edukasi Penyebaran Berita Hoax Melalui Media Sosial Pada Forum Warga Gunung Indah, Ciputat-Tanggerang Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan hukum yang ada di Indonesia terkait penyebaran informasi hoax dalam media sosial yang sering terjadi dikalangan masyarakat. Sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas tentang bentuk-bentuk penyebaran informasi hoax yang dilakukan melalui media sosial dalam lingkungan masyarakat, dan upaya yang dapat dilakukan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah deskriptif kualitatif. Penyebaran informasi hoax dapat diartikan bahwa informasi yang didapatkan tersebut dibuat-buat atau direkayasa untuk menutupi informasi yang sebenernya pada masyarakat. Hoax dapat diartikan sebagai upaya dalam memutakbalikan fakta menggunakan informasi yang seolah-olah meyakinkan masyarakat akan tetapi tidak dapat dibuktikan kebenarannya dan dengan adanya kecanggihan teknologi pada media sosial yang merupakan sebuah sarana untuk bersosialisasi dengan masyarkat lain yang dilakukan secara daring/ online sehingga sangat memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Downloads
References
Anggraini, C. N. (2016). Literasi media baru dan penyebaran informasi hoaks: Studi fenomenologi pada pengguna WhatsApp dalam penyebaran informasi hoaks periode Januari–Maret 2015 [Disertasi]. Universitas Gadjah Mada.
Danu, N. I. (2021). Identifikasi berita hoaks menggunakan kombinasi metode K-Nearest Neighbor (KNN) dan TF-IDF berbasis web dengan menggunakan framework CodeIgniter [Disertasi]. Universitas Wijaya Putra.
Juditha, C. (2018). Interaksi Komunikasi Hoax di Media Sosial serta Antisipasinya Hoax Communication Interactivity in Social Media and Anticipation. Jurnal Pekommas, 3(1), 31–44.
Komdigi. (2019, October 7). Kominfo Temukan 3.356 Hoaks, Terbanyak saat Pemilu 2019. https://www.komdigi.go.id/berita/berita-komdigi/detail/kominfo-temukan-3-356-hoaks-terbanyak-saat-pemilu-2019 .
Komdigi. (2020, April 15). Kominfo Temukan 1.125 Hoaks di Medsos Terkait Corona. https://www.komdigi.go.id/berita/sorotan-media/detail/kominfo-temukan-1-125-hoaks-di-medsos-terkait-corona .
Movanita, A. N. K., & Meiliana, D. (2018, March 15). BIN: 60 Persen Konten Media Sosial adalah Informasi Hoaks. https://nasional.kompas.com/read/2018/03/15/06475551/bin-60-persen-konten-media-sosial-adalah-informasi-hoaks .
Ningrum, D. P. (2019). Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Fenomena € Œhoax†Di Kalangan Remaja Milenial (Studi Di Sman 1, Kecamatan Pleret, Bantul, Yogyakarta). Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna, 1(1).
Paskarina, C. (2018). Edukasi Anti-Hoax Dalam Pemilu Melalui Metode Debunking. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(5), 394–397.
Salim, A., Radjagukguk, D. L., & Masnah, M. (2021). Sosialisasi Memerangi Berita Hoaks Kepada Siswa SMA Kartika VIII-1 Jakarta. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 310–318.
Sari, S. N. I., & Hutabarat, S. M. D. (2020). Pendampingan penggunaan media sosial yang cerdas dan bijak berdasarkan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Diseminasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 34–46.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Laksita Nirmala Putri (Translator); Endang Sulistyaniningsih, Nurmala Dewi Qadarsih, Maimunah, Theresia Evy Yulianty Nadeak (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






