PENERAPAN INOVASI CETAK SERAT KERTAS TRADISIONAL GENDHONG SEBAGAI MEDIA SENI KALIGRAFI
DOI:
https://doi.org/10.30998/9x6wvx14Keywords:
Kertas tradisional, Kaligrafi, Cetak seratAbstract
Inovasi cetak serat bukan hanya hasil riset teknologis, melainkan praktik kebudayaan yang mengembalikan marwah pesantren sebagai pusat pengetahuan, keterampilan, dan spiritualitas. Kertas Gendhong adalah lebih dari sekadar benda material; ia merupakan artefak epistemologis yang menyatukan pengetahuan, budaya, dan religi. Tujuan dari program ini adalah Untuk menghidupkan kembali tradisi pembuatan kertas pesantren berbasis glugu sebagai bentuk pelestarian pengetahuan lokal, sekaligus menghadirkan inovasi seni dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan komunitas pesantren di masa kini. Dalam kegiatan ini, metode yang digunakan terdiri dari tiga tahap: (1) sosialisasi program; (2) pelatihan aspek produksi, sosial-kultural, dan teknologi/inovasi; dan (3) evaluasi. Pelaksanaan kegiatan program yang dilakukan di Pondok Pesantren Yukminuuna Bil Ghoib berhasil dilakukan dan masuk dalam kategori baik. Pelatihan yang dilaksanakan meliputi pelatihan aspek produksi, sosial-kultural, dan teknologi/inovasi. Respon yang diberikan peserta berkaitan pelaksanaan kegiatan tentunya positif. Ini dapat dilihat dari indikator kehadiran dari peserta yang mencapai 100 % selama pelaksanaan kegiatan ini. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.
Downloads
References
Behrend, T. . (1997). Katalog Induk Naskah-Naskah Nusantara. Yayasan Obor Indonesia.
Bruinessen, M. Van. (1995). Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat: Tradisi-Tradisi Islam di Indonesia. Mizan.
Guillot, C. (1983). Le dluwang ou « papier javanais ». Archipel, 26(1), 105–116. https://doi.org/10.3406/arch.1983.1848
Husen Hendriyana. (2021). Metodologi Penelitian Penciptaan Karya (Putri Christian (ed.); II). Penerbit Andi.
Madison, D. S. (2019). Critical Ethnography Method, Ethics, and Performance (Third). Sage Publications.
R. T. A. SOETIKNA. (1939). DLOEWANG PANARAGA. (Het een en ander over de vervaardiging en verbreiding van kertas gendong te TEGALSARI. Djawa Tijdschrift Van Het Java-instituut, 19, 191–194.
Styono, G., & Satria, A. (2024). Eksistensi Kertas Tradisional Gendhong Ponorogo. 21(2), 75–93.
UNESCO. (2011). 2003 Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage. 2003 Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Gayuh Styono, Arfiati Nurul Komariah, Angga Kusuma Dawani, Ageng Satria Pamungkas (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






