Emosi Tokoh Utama Dalam Novel Cinta Untuk Nala Karya Gisma Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30998/alegori.v6i1.389

Keywords:

Emosi, Tokoh utama, Novel

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis berbagai bentuk emosi yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Cinta untuk Nala serta memahami bagaimana emosi tersebut membentuk karakter, alur, dan pesan moral cerita. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji bagaimana hasil analisis emosi tokoh utama dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi. Teknik analisis isi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan cara penulis memfokuskan analisis terhadap teks sastra yang terdapat di dalam novel yang dipilih yaitu Novel Cinta Untuk Nala karya Gisma. Analisis isi yang digunakan untuk menentukan emosi yang terdapat dalam novel tersebut. yaitu konsep rasa berasalah, rasa bersalah yang diependam, menghukum diri sendiri, rasa malu, kesedian, kebencian, dan cinta. Setelah melakukan penelitian, dapat disimpulkan emosi yang paling mendominasi yaitu kesedihan. Jumlah konsep rasa bersalah yang ditemukan dalam penelitian adalah 15 temuan dengan persentase 9%, rasa bersalah yang dipendam sebanyak 3 temuan dengan persentase 2%, menghukum diri sendiri sebanyak 8 temuan dengan persentase 5%, rasa malu sebanyak 7 temuan dengan persentase 4%, kesedihan sebanyak 78 temuan dengan persentase 45%, kebencian sebanyak 30 temuan dengan persentase 17%, dan cinta sebanyak 32 temuan dengan persentase 18%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, Y. (2015). Pembelajaran Bahasa berbasis pendidikan karakter. Bandung: PT.

Refika Aditama.

https://bajangjournal.com/index.php/JOEL/article/download/7348/57 07/14382

Afifudin, & Saebani, B. A. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Pustaka Setia. Pustaka Setia

Ahyar, Juni. (2019). Apa Itu Sastra: Jenis-Jenis Karya Sastra dan Bagaimanakah Cara Menulis dan Mengapresiasi Sastra. Yogyakarta: Deepublish. http://repository.umpri.ac.id/id/eprint/821/1/COVER.pdf

Darmawati, Uti. 2018. Ensiklopedia Bahasa dan Sastra Indonesia: Ragam Teks. Klaten: PT Intan Pariwara. http://repositori.unsil.ac.id/12046/8/8.%20BAB%20II.pdf

Minderop, A. (2016). Psikologi sastra: karya sastra, metode, teori dan contoh kasus. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Muhammad Aidil Rahman, M. M. (2023). Emosi Tokoh Utama Dalam Novel Segala Yang Diisap Langit Karya Pinto Anugrah Serta Implikasinya Dalam Pembelajaran Sastra Di Sma. Inovasi Pendidikan, 10(1), 29–41. https://doi.org/10.31869/ip.v10i1.4459

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja. Rosdakarya.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Wicaksono, A. (2017). Pengkajian Prosa Fiksi (edisi revisi). Yogyakarta: Penerbit Garudhawaca.

Downloads

Published

2026-04-25

How to Cite

Aisyah, N. R., Rokhayati, R., & Eliastuti, M. (2026). Emosi Tokoh Utama Dalam Novel Cinta Untuk Nala Karya Gisma Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia. Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia, 6(1), 37-48. https://doi.org/10.30998/alegori.v6i1.389