Peran Pembelajaran Bahasa Arab Dalam Menanamkan Nilai Akhlak Pada Siswa
DOI:
https://doi.org/10.30998/h492dt31Keywords:
Arabic Language Learning; Moral Values; Moral Integration; Character Formation; Teacher’s StrategyAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pembelajaran bahasa Arab dalam menanamkan
nilai akhlak pada siswa kelas VIII MTs Miftahul Ulum Datara. Pendidikan tidak hanya berfungsi
sebagai transfer ilmu, tetapi juga sebagai wahana pembudayaan dan internalisasi nilai moral, yang
membentuk karakter siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode
observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi bahan ajar serta hasil
pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Arab tidak hanya mengajarkan
kosakata secara linguistik, tetapi juga mengaitkannya dengan nilai moral. Kosakata negatif seperti
َ بَس (menghina), ىَذ َ أ (menyakiti), dan َّ َبَذَك (berbohong) diajarkan bersamaan dengan kosakata positif
seperti ََّنَسْحَ أ (berbuat baik), َّ َرَكَش (bersyukur), dan ََّقَدَص (jujur), disertai penjelasan dampak perilaku
negatif dan alternatif perilaku baik. Strategi pembelajaran interaktif, diskusi, latihan dialog, dan
refleksi siswa efektif menumbuhkan kesadaran etis, membentuk perilaku positif, serta meningkatkan
kompetensi linguistik. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pendidikan akhlak dalam
pembelajaran bahasa Arab tidak hanya mengembangkan kemampuan berbahasa, tetapi juga
membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti luhur, bertanggung jawab, dan beretika.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Aisa Sanif (Author); Mawadda Warahmah (Translator)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





