Membaca Al-Qur’an dalam Keragaman: Tafsir Sosial Abdurrahman Wahid Tentang Toleransi dan Pluralisme

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30998/9v93dg19

Keywords:

Abdurrahman Wahid, Tafsir Sosial, Toleransi Pluralisme, Al-Qur’an dan Kemanusiaan

Abstract

Tulisan ini membahas pemikiran Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tentang toleransi dan pluralisme sebagai bentuk tafsir sosial terhadap Al-Qur’an. Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk, masih sering muncul ketegangan akibat tafsir keagamaan yang eksklusif dan skripturalistik. Gus Dur menawarkan paradigma tafsir sosial yang menekankan nilai-nilai etis dan kemanusiaan universal Al-Qur’an. Dengan pendekatan kualitatif-interpretatif dan analisis kontekstual, tulisan ini menelaah bagaimana Gus Dur memahami ayat-ayat tentang keberagaman manusia (Q.S. al-Hujurat [49]:13), kebebasan beragama (Q.S. al-Baqarah [2]:256), serta misi rahmatan lil-‘alamin (Q.S. al-Anbiya [21]:107). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi Gus Dur, pluralisme bukan sekadar fakta sosial, melainkan perintah teologis untuk mengakui kehendak Tuhan dalam menciptakan keragaman. Toleransi bukan relativisme, melainkan ekspresi ketakwaan sosial yang diwujudkan melalui keadilan dan penghormatan terhadap martabat manusia. Dalam praktiknya, Gus Dur menerjemahkan tafsir sosial ini ke dalam kebijakan konkret, seperti pengakuan terhadap agama Konghucu, pencabutan larangan perayaan Imlek, dan advokasi terhadap kelompok minoritas. Namun, penelitian ini juga menemukan keterbatasan metodologis dalam karya Gus Dur yang cenderung intuitif dan praksis, belum terumuskan sebagai metodologi tafsir sistematis. Meskipun demikian, pendekatan etis-humanistiknya tetap relevan untuk menjawab tantangan intoleransi dan politik identitas di Indonesia kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Yani Fathur Rohman. (2023). Sembilan Nilai Utama Gus Dur Perspektif Etika Ibnu Miskawaih. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(2). https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v2i2.1796

Akbar, R., Sukmawati, U. S., & Katsirin, K. (2024). Analisis Data Penelitian Kuantitatif. Jurnal Pelita Nusantara, 1(3). https://doi.org/10.59996/jurnalpelitanusantara.v1i3.350

Bahri, S. (2018). Pemikiran KH. Abdurrahman Wahid Tentang Sistem Pendidikan Pesantren. Edugama: Jurnal Kependidikan Dan Sosial Keagamaan, 4(1). https://doi.org/10.32923/edugama.v4i1.795

Faizin, B., Fitri, S. A., Enjang, A. S., Maylawati, D. S., Rizqullah, N., & Ramdhani, M. A. (2025). Polarization of Religious Issues in Indonesia’s Social Media Society and Its Impact on Social Conflict. Journal of Applied Data Sciences, 6(1). https://doi.org/10.47738/jads.v6i1.447

Hadi, A. (2024). DINAMIKA PEMIKIRAN ISLAM DAN PENDIDIKAN DEMOKRASI DI TIMUR TENGAH. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1). https://doi.org/10.34005/tahdzib.v7i1.4076

Khasanah, F. (2019). AWARENESS ON ISLAMIC FEMINISM: Learning From Gus Dur and Husein Muhammad. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 19(2). https://doi.org/10.21154/altahrir.v19i2.1743

Latif, S. (2023). Pemikiran Kerukunan Beragama KH. Abdurrahman Wahid dalam Buku Islamku Islam Anda Islam Kita. In Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

Locke, J. (2025). FROM A LETTER CONCERNING TOLERATION. In Readings from Liberal Writers: English and French. https://doi.org/10.4324/9781003589020-28

Muhajirin, Risnita, & Asrulla. (2024). PENDEKATAN PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF SERTATAHAPAN PENELITIAN. Journal Genta Mulia, Vol. 04 No. 01(P-ISSN 2301-6671 E-ISSN: 2580-6416).

Narendra, N. H., Purwanta, H., & Abidin, N. F. (2022). Perkembangan Pemikiran Pluralisme Gus Dur (1971-2001). Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(2). https://doi.org/10.36706/jc.v11i2.16184

Nurcahyati, N., & Haqiqi, H. (2025). Transformation Of Traditional Tafsir To Modern Perspective Of Fazlur Rahman’s Hermeneutics. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 5(1). https://doi.org/10.57163/almuhafidz.v5i1.177

Putra, R. A. (2020). KH Abdurahman Wahid (1940-2009) dan Dakwahnya di Indonesiaa. Al-Misbah: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 16(1).

Riady, M. S., & Wardi, M. (2021). Telaah Pemikiran KH. Abdurrahman Wahid Tentang Pondok Pesantren. Dirosat : Journal of Islamic Studies, 6(1). https://doi.org/10.28944/dirosat.v6i1.468

Rifa’i, Y. (2023). Analisis Metodologi Penelitian Kulitatif dalam Pengumpulan Data di Penelitian Ilmiah pada Penyusunan Mini Riset. Cendekia Inovatif Dan Berbudaya, 1(1). https://doi.org/10.59996/cendib.v1i1.155

Rohmah, A. N. H., Bahrozi, I., & Adam, S. M. (2025). Rethinking Religious Pluralism in Islamic Education: A Study on KH. Abdurrahman Wahid’s Perspective in Islamku, Islam Anda, Islam Kita. Interdisciplinary Journal of Social Sciences, 2(1). https://doi.org/10.59373/ijoss.v2i1.145

Rohman, Y. F. (2020). Memaknai Kembali Pemikiran Gus Dur. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 3(2). https://doi.org/10.20414/sangkep.v3i2.1995

Rosidi, R. (2017). Inklusivitas Pemikiran Keagamaan Abdurrahman Wahid. KALAM, 10(2). https://doi.org/10.24042/klm.v10i2.9

Shuttleworth, I., Foley, B., Gould, M., & Champion, T. (2021). Residential mobility in divided societies: How individual religion and geographical context influenced housing moves in Northern Ireland 2001–2011. Population, Space and Place, 27(2). https://doi.org/10.1002/psp.2387

Tyastuti, I. (2018). Pesantren Dan Tantangan Modernisasi Dalam Buku Menggerakkan Tradisi Karya Kh. Abdurrahman Wahid. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 13(02). https://doi.org/10.37680/adabiya.v13i02.30

Downloads

Published

2026-01-09

Issue

Section

Articles

How to Cite

Utsmani Abdul Bari. (2026). Membaca Al-Qur’an dalam Keragaman: Tafsir Sosial Abdurrahman Wahid Tentang Toleransi dan Pluralisme. Akhlak: Journal of Education Behavior and Religious Ethics, 2(1), 10-22. https://doi.org/10.30998/9v93dg19