Disintegrasi Akhlak dalam Religiusitas Muslim Kontemporer: Perspektif Etika Islam
DOI:
https://doi.org/10.30998/qgs6kx64Keywords:
Kesenjangan Moral, Budaya Digital, Pendidikan KarakterAbstract
Fenomena religiusitas Muslim kontemporer menunjukkan paradoks: meningkatnya ekspresi ritual dan simbol keagamaan justru diiringi oleh degradasi moral sosial seperti korupsi, intoleransi, dan lemahnya etika publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis paradoks tersebut dengan menempatkan akhlak sebagai indikator autentisitas keberagamaan. Kajian literatur mengintegrasikan perspektif lokal, internasional, dan klasik Islam. Temuan global tentang religiosity–morality gap menunjukkan bahwa religiusitas tidak selalu berbanding lurus dengan komitmen etis, sementara tokoh klasik seperti al-Ghazali dan Ibnu Miskawaih menekankan pentingnya pembentukan karakter moral melalui internalisasi nilai. Fazlur Rahman menegaskan bahwa inti ajaran Islam adalah moralitas Qur’ani yang menuntun pembentukan masyarakat adil dan beradab. Analisis ini juga menyoroti tantangan era digital yang melahirkan religiusitas performatif serta lemahnya pendidikan akhlak yang berorientasi pada kognisi dan ritual semata. Novelty penelitian ini terletak pada model konseptual yang menempatkan akhlak sebagai inti keberagamaan, sehingga religiusitas tidak hanya dipahami sebagai kesalehan simbolik, tetapi sebagai transformasi moral nyata dalam kehidupan sosial. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada rekonstruksi religiusitas berbasis etika Islam yang relevan menghadapi modernitas dan budaya digital.
Downloads
References
Al-Ghazali, A. H. (2015). Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn. Jeddah: Dār al-Minhāj.
Aminudin, M. D., Hilmi, H., Lestari, D., Safitri, D., & Komala, N. I. (2024). Konsep pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an dan Hadis: Kajian literatur terhadap implementasi di sekolah. ATH-THALIB: Jurnal Mahasiswa STIT Tanggamus, 2(1), 78–82.
Baird, J. N. (2012). Robert Putnam and David Campbell. American Grace: How Religion Divides and Unites Us. Studies in Christian-Jewish Relations, 7(1). https://doi.org/10.6017/scjr.v7i1.2081
Campbell, H. A., & Tsuria, R. (2021). Digital religion: Understanding religious practice in digital media (2nd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429295683
Fatimah, & Pribadi, F. (2025). The Digital Da’wah (Preachers) and Hegemony in Digital Age: A study of Muslim Generations’ Political Preferences by Social Media. Journal of Southern Sociological Studies, 1(2), 206–223. https://doi.org/10.26740/jsss.v1i2.40520
Ibn Miskawayh. (1911). Tahdhīb al-Akhlāq wa Taṭhīr al-A‘rāq. Cairo: al-Ḥusainiyyah.
Mugiarto, M. (2024). Pendidikan Islam kontemporer: Peran ajaran akhlak Imam Ghazali dalam membangun karakter mulia. Ar-Rihlah: Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam, 9(2), 145–160. https://doi.org/10.33507/ar-rihlah.v9i1
Pew Research Center. (2023). Buddhism, Islam and Religious Pluralism in South and Southeast Asia. https://www.pewresearch.org/religion/2023/09/12/religious- practices-southeast-asia/
Pratama, M. A. E. N., Rohman, M. F. F., Adiwena, D. S., & Putra, R. D. (2023). Degradasi akhlak remaja di era 5.0 dalam perspektif Islam modern. NATHIQIYYAH: Jurnal Psikologi Islam, 6(1), 11–18. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v6i1.691
Rahman, F. (1980). Major themes of the Qur’an. University of Chicago Press.
Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. University of Chicago Press.
Sahlan, S. (2025). Akhlak dalam pandangan Islam: Pemahaman, krisis, dan penerapannya dalam isu kontemporer. Aslama: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 45–60. https://doi.org/10.33084/ajpi.v2i2.11268
Saroglou, V. (2021). Religion, personality, and social behavior. Psychology Press. https://doi.org/10.4324/9780203125359
Siregar, M. T. I., Maskuro, V. L., Mirrohmatillah, M., Kurnia, F. A., & Abrori, A. M. (2025). Peran pendidikan Islam di era kontemporer dalam menanamkan nilai akhlak mulia dan membangun karakter Gen Z di era disrupsi moral (Studi di Madrasah Diniyah Al-Khoirot Putri). QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 3(4), 112–130. https://doi.org/10.61104/jq.v3i4
Streib, H., & Hood, R. W. (2016). Semantics and psychology of spirituality: A cross- cultural analysis. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-21245-6
Transparency International. (2022). Corruption perceptions index 2022. Transparency International. https://www.transparency.org/en/cpi/2022
Vardy, T., Moya, C., Placek, C. D., Apicella, C., Bolyanatz, A., Cohen, E., & Handley, C. (2022). The religiosity gender gap in 14 diverse societies. Religion, Brain & Behavior, 12(1–2), 18–37. https://doi.org/10.1080/2153599X.2021.2006292
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Fuadah, Ahmad Mujib, Yoseph Salmon Yusuf, Muhammad Akrom (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





