Tradisi Selikuran di Masyarakat Desa Kedawung: Analisis Fikih Islam Berbasis ‘Urf

Authors

  • Mukhamad Diki Indarto Ali Mustar UIN Raden Mas Said Surakarta Author
  • Muhammad Huda UIN Raden Mas Said Surakarta image/svg+xml Author
  • Qodim Ma’shum UIN Raden Mas Said Surakarta image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.30998/c0m59y68

Keywords:

Tradisi Selikuran, Urf dan Fikih Islam, Kearifan Lokal, Maqashid Syariah

Abstract

Tradisi selikuran merupakan salah satu praktik keagamaan berbasis kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat Jawa, khususnya di Desa Kedawung, sebagai bentuk penyambutan malam Lailatul Qadar. Tradisi ini mengandung nilai religius dan sosial, namun belum banyak dikaji dalam perspektif fikih Islam berbasis konsep ‘urf. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi selikuran dalam perspektif ‘urf guna mengetahui kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di tiga dusun, yaitu Wates, Ngelo, dan Babadan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mengaitkan temuan lapangan dengan konsep ‘urf dalam fikih Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi selikuran telah menjadi kebiasaan yang mengakar, dilakukan secara kolektif, serta tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan syariat. Praktik seperti doa bersama, kenduri, dan buka bersama mencerminkan nilai ibadah sosial dan memperkuat solidaritas masyarakat. Dengan demikian, tradisi selikuran dapat dikategorikan sebagai ‘urf shahih yang memiliki legitimasi dalam hukum Islam serta relevan dengan prinsip maqashid syariah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Shobri, J., & Masnawati, E. (2025). Analisis Syar'i Atas Distingsi Ibadah Mahdah dan Ghairu Mahdah Serta Relevansinya Dalam Praktik Keagamaan Modern. EL FANUS: Journal of Islamic Education, 1(2), 30.

Ahsan, M., Ningsi, S., Nirwana, D., Darwis, S., & Asyikin, N. (2025). Analisis Tradisi Mappanini Bosi Dalam Pernikahan Masyarakat. MAQASID: Jurnal Studi Hukum Islam, 14(2), 155-164.

Bramayuda, A., Rahman, F., Musfiqoh, S., & Nurhayati, N. (2025). Implementasi Ta'awwun Dalam Praktik Qardh Sebagai Solusi Ekonomi Syariah Berbasis Maslahah. Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah, 5(2), 54-68.

Fitriyani, A., Ilmi, R., & Hermanto, E. (2026). Makna Edukatif dan Manfaat Medis di Balik Ibadah Puasa. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 2014-2027. doi: https://doi.org/10.63822/b4tkcj25

Hayatudin, A., & Adam, P. (2022). Pengantar Kaidah Fikih. Jakarta: Amzah.

Maulidin, S., Nopriyad, & Nawawi, M. (2024). Kearifan Lokal dalam Tradisi Keislaman : Kontribusi Budaya Islam di Indonesia Perspektif Pendidikan Islam. ISEDU : Islamic Education Journal, 2(2), 41-50. doi:10.59966/isedu.v2i2.1473

Mumtazah, M., Pembayun, K., Zahira, R., Novitasari, I., & Habibi, H. (2025). Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Selikuran Di Keraton Surakarta Hadiningrat. Man-ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 60-71. doi:https://doi.org/10.58326/man.v2i2.498

Rohim, M., Misbahuddin, & Shuhufi, M. (2024). Bid’ah Perspektif Fiqih Kontemporer. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(14), 294. doi:https://doi.org/10.5281/zenodo.12737131

Saphira, N., Putri, F., Miqdad, M., & Jalil, M. (2025). Pendekatan Maqashid Syariah Dalam Kegiatan Sosial Dan Ekonomi Pada Perspektif Praktik Fiqh Muamalah Kontemporer. Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi, 1(2), 1-11.

Susanti , R., & Achiriah. (2024). Dinamika tradisi malem selikuran pada masyarakat Jawa di desa Tanjung Pasir Labuhanbatu Utara. EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 7-12. doi: 10.29210/1202423627

Susanto, I., & Mukri, M. (2025). Dialektika Syariat dan Tradisi: Analisis Teoretis Walimatul ‘Urs dalam Kerangka Maqasid al-Shari’ah. Jurnal Heksa (Hukum, Ekonomi dan Studi Agama), 1(1), 1-14.

Syamsoni, U. (2025). Urf' dan Pengaruhnya Dalam Penetapan Hukum Islam. Syariahku: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(2), 28.

Wahyuni, A., & Harisah. (2023). Konsep Al-urf dalam Perkembangan Society 5.0 Perspektif Fikih Kontemporer. Ulûmuna: Jurnal Studi Keislaman, 9(1), 76.

Yasin, N., & Fajri, P. (2025). Antropologi Sosial Perkembangan Tradisi, Adat dan Seni Islam di Nusantara: Jawa, Sunda dan Melayu. Jurnal Sinora, 1(1), 49.

Downloads

Published

2026-07-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ali Mustar, M. D. I., Muhammad Huda, & Qodim Ma’shum. (2026). Tradisi Selikuran di Masyarakat Desa Kedawung: Analisis Fikih Islam Berbasis ‘Urf. Akhlak: Journal of Education Behavior and Religious Ethics, 2(2), 119-128. https://doi.org/10.30998/c0m59y68